Mojoagung, Jombang – Suasana Aula SMKN Mojoagung pada Selasa (19/8) pagi tampak berbeda dari biasanya. Ratusan murid berkumpul untuk mengikuti rangkaian pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2025–2026, sebuah momen demokrasi tahunan yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahunnya.

Pemungutan suara berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB dengan melibatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan, beserta murid kelas X hingga XII dari berbagai jurusan sebagai pemilihnya. Uniknya, tahun ini panitia menggunakan sistem pemilihan daring. Tidak ada lagi kertas suara dan bilik pencoblosan, karena setiap siswa cukup mengakses tautan khusus untuk memberikan hak suaranya. Terobosan ini dinilai lebih efisien sekaligus menjadi sarana pembelajaran literasi digital di sekolah.
“Dengan sistem daring, pemilihan bisa dilakukan lebih cepat, transparan, dan hemat biaya” jelas salah satu panitia pemilihan.

Tiga Pasangan Calon
Ada tiga pasangan calon (paslon) yang maju dalam pemilihan kali ini:
- Putri Fira Abdiyanti (XI MP 3) berpasangan dengan Jihan Firjatullah Hutomo (X MP 2).
- Alqob Al Akbar (XI BDP 1) berpasangan dengan Aprilia Dwi Ariyanti (X MP 1).
- Theona Khanza Lolana (XI MP 4) berpasangan dengan Jessica Sofifikria (X AKL 2).
Sebelumnya, pada 15 Agustus, seluruh pasangan calon telah menyampaikan visi dan misi secara terbuka di hadapan murid. Penyampaian tersebut dilaksanakan di Lapangan Basket SMKN Mojoagung. Sesi debat dan tanya jawab tersebut memberi gambaran mengenai program yang mereka tawarkan, mulai dari peningkatan kreativitas, penguatan ekstrakurikuler, hingga pengembangan budaya literasi di sekolah.
Demokrasi di Kalangan Pelajar
Jalannya pemilihan berlangsung tertib sekaligus semarak. Para murid dijadwalkan masuk ke sistem voting daring sesuai giliran kelas masing-masing, sehingga tidak terjadi penumpukan. Dari ekspresi wajah, terlihat jelas antusiasme mereka dalam menentukan pemimpin OSIS baru.
“Pemilihan OSIS bukan hanya tentang memilih ketua dan wakil, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter. Lewat kegiatan ini, siswa belajar tentang tanggung jawab, kepemimpinan, dan demokrasi,” tutur salah satu guru pendamping.

Menatap Kepemimpinan Baru
Hasil resmi pemilihan akan diumumkan setelah rekapitulasi suara daring selesai. Meski begitu, semangat demokrasi yang tumbuh di SMKN Mojoagung kembali terbukti berjalan sehat. Pihak sekolah berharap kepengurusan OSIS berikutnya mampu melanjutkan program-program positif yang sudah ada sekaligus menghadirkan inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan siswa di era digital. [humas]















