SMKN Mojoagung Gelar Diseminasi Pembelajaran Mendalam untuk Guru

Guru Siap Hadirkan Kelas yang Bermakna

Mojoagung, Jombang – SMKN Mojoagung pada Jumat pagi (22/8) menggelar kegiatan Diseminasi Pembelajaran Mendalam di aula sekolah. Seluruh guru hadir dalam acara ini, dengan beberapa guru terpilih bertindak sebagai narasumber setelah sebelumnya mengikuti pelatihan khusus terkait konsep pembelajaran mendalam (deep learning).

Pembukaan dan Arah Kebijakan

Acara dimulai pukul 07.30 WIB dengan sambutan Kepala SMKN Mojoagung, Panca Sutrisno, S.Pd., M.Si, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, Kepala Sekolah menegaskan pentingnya pembelajaran mendalam sebagai bagian dari transformasi pendidikan, terutama bagi guru.

“Pembelajaran mendalam bukan hanya soal menguasai materi, tetapi bagaimana membantu murid memahami makna dari apa yang mereka pelajari, serta merasakan kegembiraan dalam proses belajar,” tutur Kepala Sekolah yang akrab disapa Pak Panca.

Suasana Diseminasi Pembelajaran Mendalam
Suasana Diseminasi Pembelajaran Mendalam

Peran Guru Wali dan Kokurikuler

Sesi berikutnya diisi oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Nurul Hidayati, S.Si., yang memaparkan peran guru wali serta kegiatan kokurikuler. Guru wali diharapkan menjadi pendamping utama perkembangan belajar murid, sementara aktivitas kokurikuler dipandang sebagai ruang strategis untuk memperkuat praktik pembelajaran mendalam di luar kelas.

Lebih lanjut, dijelaskan pula bahwa guru wali berperan sebagai pendamping utama murid dalam perjalanan belajar mereka—bukan hanya mengawasi, tetapi juga memfasilitasi refleksi, memberi arahan, dan membantu murid menemukan makna dari apa yang dipelajari. Sementara itu, kegiatan kokurikuler terintegrasi dengan pembelajaran berbasis proyek dan tematik, guna menghubungkan antara teori yang dipelajari di kelas dengan praktik nyata. Dengan pendekatan ini, pembelajaran diharapkan menjadi lebih kontekstual dan menggembirakan bagi murid agar murid merasakan pembelajaran yang utuh dan menyeluruh.

Nova Ambarwati, S.Pd., Suasana Mendiseminasikan Pembelajaran Mendalam kepada Para Guru
Nova Ambarwati, S.Pd., Suasana Mendiseminasikan Pembelajaran Mendalam kepada Para Guru

Menanamkan Pola Pikir Bertumbuh

Materi dilanjutkan oleh Nova Ambarwati, S.Pd. yang membahas tentang pola pikir bertumbuh (growth mindset). Ia menekankan bahwa guru perlu menanamkan keyakinan pada murid bahwa kemampuan mereka bisa terus berkembang. Ia menegaskan bahwa guru perlu mendorong murid untuk melihat kesalahan sebagai bagian dari proses belajar, bukan sebagai kegagalan. Dengan begitu, murid akan lebih berani mencoba, kreatif dalam mencari solusi, dan tidak mudah menyerah. Guru pun diajak mencontohkan sikap terbuka terhadap perubahan agar murid terdorong untuk selalu berkembang.

“Dengan pola pikir bertumbuh, murid akan lebih gigih menghadapi tantangan, tidak mudah menyerah, dan menjadikan kesalahan sebagai bagian dari proses belajar,” jelas Nova.

Alvin Reonaldo, S.Pd., menyampaikan Materi Dimensi Profil Lulusan SMK
Alvin Reonaldo, S.Pd., menyampaikan Materi Dimensi Profil Lulusan SMK

Delapan Dimensi Profil Lulusan SMK

Selanjutnya, Alvin Reonaldo, S.Pd. memaparkan materi mengenai delapan dimensi profil lulusan SMK, yaitu:

  1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
  2. Kewargaan,
  3. Penalaran Kritis,
  4. Kreativitas,
  5. Kolaborasi,
  6. Kemandirian,
  7. Kesehatan, dan
  8. Komunikasi.

Menurut Alvin, kedelapan dimensi tersebut harus berjalan beriringan dalam proses pembelajaran. Dalam kerangka pembelajaran, kedelapan dimensi tersebut tidak harus termaktub semua dan cukup dimunculkan beberapa saja. Dengan demikian, dalam pelaksanaan pembelajaran, tersampaikan prinsip berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Ia menambahkan bahwa guru perlu mengaitkan materi ajar dengan dimensi dan prinsip tersebut.

“Tujuannya adalah melahirkan lulusan yang tidak hanya terampil secara vokasi, tetapi juga memiliki karakter dan kompetensi menyeluruh untuk dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.

Dessy Prastianti Dewi, S.Pd., menyampaikan Prinsip Pembelajaran Mendalam
Dessy Prastianti Dewi, S.Pd., menyampaikan Prinsip Pembelajaran Mendalam

Prinsip Pembelajaran Mendalam dan Praktik Baik

Materi terakhir disampaikan oleh Dessy Prastianti Dewi, S.Pd. yang mengulas prinsip-prinsip pembelajaran mendalam dan pengalaman praktik baik. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif murid, penerapan metode reflektif, dan suasana belajar yang menyenangkan.

“Saat murid diberi ruang untuk berpikir kritis sekaligus bereksperimen, mereka menjadi lebih antusias, kreatif, dan berdaya,” ungkap Dessy, sambil memantik contoh praktik baik dari kelas yang para guru ampu.

Pengalaman belajar ini bersifat holistik dan melibatkan proses memahami, mengaplikasi, dan merefleksi secara berkelanjutan, yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi murid menjadi pribadi yang berpikir kritis, kolaboratif, dan adaptif terhadap tantangan kehidupan nyata. 

Antusiasme Guru Mengikuti Diseminasi Pembelajaran Mendalam
Antusiasme Guru Mengikuti Diseminasi Pembelajaran Mendalam

Antusiasme Guru dan Harapan ke Depan

Setiap pemateri menyampaikan materinya selama 25–45 menit. Guru-guru tampak antusias, aktif bertanya, dan berdiskusi. Suasana hangat ini mencerminkan semangat untuk terus belajar dan berinovasi. Apalagi, selama diseminasi, diselingi dengan kegiatan senam ringan, kuis, dan refleksi di akhir kegiatan.

Melalui kegiatan diseminasi ini, diharapkan pemahaman guru terhadap pendekatan pembelajaran mendalam semakin kuat. Dengan demikian, praktik mengajar di kelas dapat lebih relevan, bermakna, dan berdampak positif bagi perkembangan siswa SMKN Mojoagung.

Hasil Peta Konsep Guru Mengikuti Diseminasi Pembelajaran Mendalam
Hasil Peta Konsep Guru Mengikuti Diseminasi Pembelajaran Mendalam

Kegiatan diseminasi ini menjadi langkah nyata SMKN Mojoagung dalam memberikan pemahaman bersama kepada seluruh guru tentang paradigma baru pembelajaran. Harapannya, murid semakin sadar akan apa yang mereka pelajari, dapat memaknai setiap materi, dan merasa riang dalam proses belajar. [mfr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *