Mojoagung, Jombang – SMKN Mojoagung kembali menghadirkan guru tamu bagi murid Konsentrasi Keahlian Teknik Kimia Industri (TKI) kelas XII. Program ini berlangsung pada Jumat (19/9) di lingkungan sekolah dan mengusung tema “Dari Laboratorium ke Pasar: Produksi Sabun dan Bio Balm sebagai Wirausaha Siswa”. Tema ini dirancang untuk menegaskan pentingnya proses pembelajaran berbasis praktik yang langsung mengarah pada peluang usaha bagi para murid.

Pada kesempatan ini, narasumber profesional dihadirkan dari PT Sekar Ayu Sentosa, salah satu perusahaan kosmetik nasional yang berpengalaman. PT Sekar Ayu Sentosa adalah produsen kosmetik yang menaungi dua merek terkenal, Claresta dan Biosa. Perusahaan ini berawal pada tahun 2001 ketika pendirinya, Bapak Karman Gunawan, memproduksi berbagai produk kosmetik seperti pembersih wajah, toner, bedak cair, two-way cake, lipstik, cologne, dan losion. Seiring meningkatnya permintaan pasar, pada tahun 2008 beliau memperluas usahanya dan mendirikan PT Sekar Ayu Sentosa.
Kini perusahaan tersebut memiliki fasilitas yang memenuhi standar GMP (Good Manufacturing Practice), seluruh produknya telah diuji dan terdaftar di Badan POM serta mendapatkan sertifikat halal MUI. Dengan bahan baku terbaik, teknologi terkini, proses produksi modern, serta pengawasan para ahli, PT Sekar Ayu Sentosa berkomitmen menghadirkan produk kosmetik berkualitas tinggi, aman digunakan, dan mampu melampaui ekspektasi pelanggan.

Kehadiran guru tamu dari PT Sekar Ayu Sentosa ini menjadi bagian dari Program Guru Tamu SMKN Mojoagung yang dirancang untuk membekali para murid dengan pengetahuan praktis dan pengalaman langsung dari para profesional industri. Program ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi sekolah dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI). Program tahunan ini telah berlangsung selama beberapa tahun.
Melalui pemaparan dan diskusi interaktif, para murid mendapatkan wawasan tentang proses produksi kosmetik, standar mutu industri, hingga etika kerja profesional. Narasumber juga menekankan pentingnya kreativitas murid dalam mengembangkan produk sabun dan bio balm agar layak dipasarkan sebagai hasil wirausaha. “Dengan menghadirkan praktisi berpengalaman, kami berharap para murid tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga memahami kebutuhan dan tantangan nyata di dunia kerja melalui inovasi dan keterampilan diri,” ujar Kepala SMKN Mojoagung dalam sambutannya.

Para siswa Teknik Kimia Industri terlihat antusias mengikuti sesi ini. Mereka menilai kesempatan bertemu langsung dengan praktisi industri membuat materi yang mereka pelajari di kelas terasa lebih relevan. Program ini diharapkan mampu memotivasi mereka untuk meningkatkan keterampilan serta kesiapan menghadapi dunia kerja dan dunia usaha setelah lulus nanti.
Dengan kegiatan ini, SMKN Mojoagung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan dunia industri, khususnya kimia industri, dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman nyata, sehingga mampu mencetak lulusan yang kompeten, profesional, serta siap berwirausaha dan bersaing di pasar kerja. [humas]















