*Guru Bahasa Indonesia SMKN Mojoagung
Kemelekatan Diri
Kemelekatan dalam diri, mencuatkan kecemasan
Jiwa yang haus dengan ketenangan, hilangkan kemelekatan
Gemericik suara air
Hamparan tumbuhan hijau
Desisan angin sejuk
Meniup merasuk ke dalam sukma jiwa
Tak ada yang kekal di dunia ini
Semua tak bisa dimiliki abadi
Akhirnya semua akan kembali kepada yang memiliki
Hapuskanlah kemelekatanmu itu
Hingga kauperoleh keikhlasan dan ketenangan jiwa pikiranmu.
(18-9-2025)

Umpatan untuk Diri
Kalau baju bisa bicara
Mungkin dia tak sudi kupakai
Kalau gigi bisa bergerak
Mungkin mereka sudah lari semua
Ompongkanlah aku
Aku bukan manusia
Aku hanyalah seonggok tai yang bau
Sendirian,
membusuk,
dan mati.
(18-9-2025)
















2 Komentar
Teknik metafora yang digunakan penulis sangat efektif dalam menggambarkan perasaan, terasa sekali pada puisi “Umpatan Diri” amarah, putus asa, tidak berguna. 👍 Sukses guru SMKN Mojoagung
Tetap semangat berkarya, Bu Mei. 💪😍