Tingkatkan Layanan Informasi, SMKN Mojoagung Gelar Workshop Pelatihan Digitalisasi SIM Sekolah

Pelatihan & Pendampingan Digitalisasi Informasi Sekolah

Mojoagung, Jombang — SMK Negeri Mojoagung menggelar kegiatan Workshop Pelatihan dan Pendampingan Digitalisasi bagi Tim Pengelola Pelayanan Digital Sistem Informasi Manajemen (SIM) di ruang Laboratorium Bisnis Digital, Senin (12/10/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Plt. Kepala SMKN Mojoagung, Sudarso, S.Pd., didampingi juga perwakilan Komite Sekolah, Bapak Soni. Dalam sambutannya, Pak Sudarso menegaskan pentingnya langkah adaptif lembaga pendidikan dalam menghadapi arus perubahan teknologi yang kian pesat.

“Era digital ini, diharapkan sekolah juga beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi global,” ujar Sudarso di hadapan para peserta workshop.

Hadir sebagai narasumber utama, dosen dari STIE Darul Falah Mojokerto, Dr. Setya Chendra Wibawa, S.Pd., M.T., memberikan pemaparan mendalam terkait strategi serta tata kelola sistem informasi modern. Beliau menekankan bahwa landasan utama dari sebuah transformasi digital bukan sekadar tools, melainkan pemikiran strategis di baliknya.

Pelatihan & Pendampingan Digitalisasi Informasi Sekolah
Pelatihan & Pendampingan Digitalisasi Informasi Sekolah

“Hal termahal dalam digitalisasi adalah konsep, untuk yang lainnya, AI sudah bisa mengerjakannya,” tegas Dr. Setya Chendra Wibawa.

Dalam dokumentasi kegiatan, suasana pelatihan berlangsung interaktif dan kondusif. Rangkaian acara turut diwarnai dengan penyerahan dokumen kerja sama dan sertifikat penghargaan secara simbolis dari Plt. Kepala SMKN Mojoagung kepada narasumber. Para guru dan tim pengelola yang mengenakan seragam Batik Korpri tampak antusias mengikuti seluruh tahapan pendampingan di laboratorium komputer.

Melalui pelaksanaan workshop ini, SMKN Mojoagung berkomitmen memperluas wawasan digital para tenaga pendidik. Langkah strategis ini diharapkan dapat memaksimalkan kualitas pelayanan informasi sekolah yang cepat, akurat, dan responsif bagi seluruh peserta didik maupun wali murid. Selain itu, melalui sistem ini, juga mempermudah proses akreditasi sekolah yang berlangsung pada tahun 2027. [humas]

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *